Berapa Gelas Minum Air Putih Sehari Selama Puasa? Begini Kata Ahli Gizi

- 20 April 2021, 20:56 WIB
7 Waktu Terbaik Meminum Air Putih Selain Saat Bangun Tidur
7 Waktu Terbaik Meminum Air Putih Selain Saat Bangun Tidur /congerdesign

POJOKNEWS - Umat muslim tengah menjalani ibadah puasa. Tentu saja selain menahan lapar juga haus. Mereka yang kurang banyak minum air putih saat sahur maupun berbuka berisiko dehidrasi. Lantas berapa gelas minum air putih dalam sehari selama puasa?

Dokter ahli gizi medik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Diana Sunardi menyarankan umat muslim untuk tetap meminum air putih sedikitnya delapan gelas sehari selama berpuasa untuk menghindari dehidrasi atau tubuh kekurangan cairan.

“Meski berpuasa harus diingat tubuh kita tetap membutuhkan delapan gelas air putih per hari. Nah untuk tetap menghidrasi tubuh selama puasa minumlah dengan gelas dan rumus ‘2-4-2’,” kata dokter Diana dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/4/2021).

Dikutip dari Antara, Diana menjelaskan, kebutuhan cairan tubuh tidak dihitung dengan seberapa banyak takjil berupa sirup atau minuman manis, seperti es cendol atau es teler, yang dikonsumsi.

Baca Juga: Doni Monardo Resmikan Rumah Sakit Covid-19 di Banda Aceh

Untuk menghindari dehidrasi di tengah keterbatasan asupan makanan dan minuman selama berpuasa, Diana menyarankan umat muslim untuk menggunakan pola minum "2-4-2" selama menjalani puasa.

Ketika berbuka, jelas Diana, minumlah dua gelas air putih selain menikmati takjil. Setelah itu, umat muslim bisa menjalankan shalat maghrib lalu makan. Kemudian, di sela aktivitas malam hari hingga menjelang tidur dan beristirahat, minumlah empat gelas air putih. 

"Selama berbuka puasa, minimal tubuh mendapatkan air yang berfungsi menetralkan tubuh yang seharian tidak mendapatkan asupan cairan," kata wanita yang juga Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) itu.

Baca Juga: Dua Minggu Paska Libur Panjang Paskah, Pasien Rawat Inap di RSD Wisma Atlet meningkat

Terakhir, lanjut Diana, minumlah dua gelas air putih ketika waktu sahur.

Pola minum seperti itu bisa dijadikan patokan sehingga dalam menjalani puasa tubuh dapat bekerja dan berfungsi dengan baik untuk melakukan aktivitas sehari- hari.

Dengan tetap terhidrasi selama puasa, berarti umat muslim telah berusaha untuk menghindarkan diri dari efek negatif kekurangan cairan.

Beberapa efek yang ditimbulkan akibat kekurangan cairan, di antaranya pengurangan massa otot (otot menyusut), gangguan saluran kemih, gangguan ginjal, mudah lemas, mudah cemas, hingga hilang kesadaran diri (pingsan).

Halaman:

Editor: Amir Hamzah


Tags

Terkini

X