Hidden Valley Track, Sirkuit Motocross di Area Pabrik Besi di Kawasan Industri Pulogadung-Jakarta

- 19 November 2020, 10:18 WIB
Motocross menjajal lintasan Hiden Valley Track di Kawasan Industri Pulogadung /Baja Otomotif Superblok /BOS

POJOKNEWS - Lama tidak punya sirkuit motocross, akhirnya Jakarta punya juga sirkuit untuk motor-motor lintasan tanah ini. Dibangun dengan konsep unik, yakni Baja Otomotif Superblok (B.O.S) hadir di lahan tidur dalam pabrik baja di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Pembangunannya diprakarsai oleh PT. Jakarta Kyoei Steel Works (JKSW) bersama Indonesia International Motor Show (IIMS) milik event organizer otomotif ternama Dyandra.

Keduanya berinisiatif untuk menghadirkan gagasan baru serta menjangkau segmentasi otomotif yang lebih luas, yaitu “Hidden Valley Track” Baja Otomotif Superblok (B.O.S) yang berlokasi di area pabrik baja Jakarta Kyoei Steel Works.

Hidden Valley Track, salah satu area dari Baja Otomotif Superblok (B.O.S), dapat digunakan untuk area Motocross, Flat Track, Grass Track, Supermoto, Gravel Bike, Mountain Bike dan SUV Car.

“B.O.S memakai sebagian lahan dari PT. Jakarta Kyoei Steel Works (JKSW). JKSW, usahanya adalah pabrik besi baja. Hidden Track Valley memakai 2ha lahan JKSW, karena lahan ini sudah tidur selama 45 tahun.” Ujar Djoko Iman Santoso, CEO B.O.S.

Baca Juga: Harganya 1 Milyar, Motor Honda CBR1000RR-R Fireblade 2020 Untuk Pertamakalinya Dibeli Warga Surabaya

Disebutkan, dalam kondisi stop produksi, JKSW melakukan perawatan lahan. Sebagian lahan seluas 1,5ha sampai 2 ha yang tidak digunakan menjadi hutan kecil.

Lahan ini beberapa kali dibersihkan, namun kembali tumbuh alang-alang karena lahan tersebut tidak digunakan, dan menjadi sarang binatang yang sering bermunculan baik di area perusahaan maupun tetangga.

Hidden Valley Track dibuat untuk digunakan sebagai kegiatan olahraga internal karyawan, maupun koleganya, yang bertujuan agar area tersebut digunakan untuk lintasan olahraga motor jenis motorcross ataupun flat track.

Halaman:

Editor: Amir Hamzah


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X