Meski Mudik 2021 Dilarang, Mereka yang akan Melakukan Perjalan Antar Daerah Boleh, Asal Melakukan Hal Ini

- 7 April 2021, 20:30 WIB
Ilustrasi mudik Lebaran. Pemerintah resmi berlakukan larangan mudik Lebaran 2021, berikut 8 poin penting yang wajib diketahui.*
Ilustrasi mudik Lebaran. Pemerintah resmi berlakukan larangan mudik Lebaran 2021, berikut 8 poin penting yang wajib diketahui.* /ANTARA/Asep Fathulrahman

POJOKNEWS - Pemerintah sudah menetapkan, mudik 2021 dilarang. Larangan mudik Lebaran 2021 berlangsung selama 12 hari, yaitu 6-17 Mei 2021. Namun, masyarakat masih boleh melakukan perjalanan antar daerah pada tanggal tersebut dengan syarat khusus.

Menhub Budi Karya di Jakarta, Rabu (7/4/2021) menjelaskan, bagi masyarakat yang memiliki keperluan mendesak diperbolehkan melakukan perjalanan dengan syarat harus disertai keterangan dari kepala desa bahwa mereka ada keperluan mendesak.

Selain itu, orang-orang tertentu diperkenankan untuk tetap melakukan perjalanan. Mereka adalah orang-orang yang memenuhi syarat sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah yaitu bagi ASN atau BUMN yang sedang melakukan perjalanan dinas.

Namun, dalam perjalanan ini diperketat dengan syarat surat tugas yang ditandatangani oleh pejabat minimal eselon 2 bagi ASN dan BUMN.

Baca Juga: Pasar Rakyat Pariaman Diresmikan, Wapres: Bisa Jadi Destinasi Wisata Belanja Produk Daerah dan Kuliner

Dengan keluarnya keputusan mudik 2021 dilarang, berarti dua tahun sudah seluruh lapisan masyarakat dilarang mudik Lebaran sejak tahun 2020.

Larangan pemerintah meniadakan libur panjang untuk perjalanan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi agar Program vaksinasi Covid-19 dapat berlangsung optimal.

"Sesuai arahan Presiden dan rapat koordinasi Menteri terkait pada 23 Maret 2021 di Kantor Kemenko PMK, serta hasil konsultasi dengan Presiden, ditetapkan tahun ini mudik ditiadakan," Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Baca Juga: Tunjukan Kelamin dan Mainkan Alat Vital di Pinggir Jalan, Pria 43 Tahun Ditangkap Polisi

Disebutkan, keputusan mudik 2021 dilarang tersebut berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Keputusan ini berlaku bagi seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta maupun pekerja mandiri.

Kata Muhadjir, dengan peniadaan libur mudik, Program Vaksinasi Nasional bisa sesuai yang diharapkan.

Sejumlah pertimbangan mudik ditiadakan di antaranya kontribusi kebijakan libur panjang pada angka penularan dan kematian masyarakat serta tenaga kesehatan akibat Covid-19 yang relatif tinggi.

Baca Juga: Di Balik Nasi Padang yang Lezat Waspadai Ancaman Lemak Jahat, Pilih Menu Sehatnya Saja!

"Seperti saat Natal dan Tahun Baru tingginya BOR (Bed occupancy rate) rumah sakit sehingga diperlukan cara antisipasi," katanya.

Halaman:

Editor: Amir Hamzah


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X