Ahok Bongkar Bobrok Pertamina, Jadi Trending Topic di Twitter

- 16 September 2020, 12:35 WIB
Komisaris Utama Pertamina, Ahok bersama Presiden Jokowi /BTP/

POJOKNEWS - Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alaias Ahok kembali meramaikan jagat berita tanah air. Sebagai pengawas perusahaan minyak negara itu, Ahok geram dengan kinerja manajemen Pertamina.

Melalui sebuah video singkat, Ahok membongkar masalah yang ada di dalam Pertamina. Informasi ini pun menjadi bahan perbincangan publik dalam seharian ini. Alhasil, mencak-mencak Ahok ini menjadi trending topic di jagatmaya.

Andre sebagai anggota Komisi VI DPR RI geram atas pernyataan Ahok yang dinilai membuat gaduh di kalangan masyarakat. Perseteruan ini berawal ketika Ahok membongkar masalah yang ada di dalam Pertamina, menurut Andre, Ahok sebagai komisaris utama seharusnya membantu menyelesaikan masalah, bukan malah membongkar 'aib' Pertamina.

Ahok antara lain menyampaikan, soal direksi yang punya hobi melobi menteri hingga direksi yang lebih suka berutang dan mendiamkan investor. Dia nampak kesal karena mengganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu dirinya sebagai Komisari Utama.

“Saya sempat marah-marah juga, jadi direksi-direksi semua mainnya lobinya ke menteri karena yang menentukan menteri. Komisaris pun rata-rata titipan kementerian-kementerian," ungkap Ahok seraya mengatakan, memiliki cara untuk mengatasi masalah ini.

Ahok akan potong jalur birokrasi. Pertamina itu dulu naik pangkat, kata Ahok, mesti pakai kayak pangkat, Pertamina reference level orang mesti kerja sampai SVP bisa 20 tahun ke atas. Dia akan potong semua dengan lelang terbuka.

Ahok juga mengungkap masalah manipulasi gaji yang disebutnya kerap ditemui terutama di jabatan direktur utama anak perusahaan. "Orang dicopot dari jabatan direktur utama anak perusahaan, misal gaji Rp 100 juta lebih masa dicopot gaji masih sama, alasannya dia sudah orang lama harusnya gaji mengikuti jabatan Anda," katanya.

Sebagaimana momen politik yang membelakangi Ahok, pernyataannya pun mendapat komentar pro dan kontra. Yang pro menyambut baik temuan Ahok ini. Sementara yang kontra menyatakan Ahok sebagai Komisaris Utama gagal membina Pertamina dan seharusnya membangun Pertamina, bukan mengumbar kebobrokannya.

Akun @dapitnih menulis, “Dari Ahok gue belajar kalo lo ga punya Kapasitas, biar keliatan kerja pertama itu, salahin orang lain. Kedua salahin sistem, ketiga mencak² ga keruan, keempat playing victim, kelima sebagai finishing biarkan buzzeRp bekerja. Sempurna.

Halaman:

Editor: Amir Hamzah


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X