TNI Turunkan Baliho Habib Rizieq, Munarman: Tugas Khusus TNI Selain Perang Berasal Dari Presiden!

- 21 November 2020, 13:54 WIB
TNI Lakukan Penertiban dengan Mencabut Baliho Habib Rizieq yang Tak Berizin Memakai Panser Anoa /PMJnews/

POJOKNEWS - Turunnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam operasi gabungan menurunkan baliho ilegal di Jakarta, termasuk baliho Habib Rizieq, terus menjadi perbincangan.

Banyak yang mempertanyakan, mengapa TNI melalui Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya) harus melakukan pekerjaan tersebut. Karena tugas TNI adalah lebih besar ketimbang menurunkan baliho ilegal.

Jumat, 500 personil gabungan dengan komando Kodam Jaya berisi Satpol PP dan Kepolisian melakukan razia dengan menurunkan baliho-baliho yang tidak memiliki izin. Petugas gabungan dengan kekuatan penuh itu menyusuri wilayah Jakarta dan sekitarnya.  

Sebagaimana dikutip dari cerdikindonesia.com, dengan judul artikel, “Tugas TNI Khusus dari Presiden Jokowi Ungkap FPI, Koopsus Datangi Markas Habib Rizieq di Petamburan”, Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman mempertanyakan keterlibatan TNI dalam penurunan baliho itu.

Baca Juga: Polemik Baliho Habib Rizieq Diakhiri Aksi 500 Personel Gabungan yang Turunkan Semua Baliho Ilegal

Mantan pengacara di LBH Jakarta ini menyindir mengenai tugas operasi militer selain perang.

"Tugas TNI setahu saya, selain operasi militer adalah tugas-tugas khusus yang berdasarkan perintah presiden," kata Munarman, Jumat 20 November 2020.

"Saya nggak tahu apakah tugas khusus operasi militer selain perang dalam hal penurunan spanduk itu mungkin perintah Presiden secara langsung. Karena untuk operasi militer selain perang (OMPS), hanya Presiden yang berwenang memerintahkan," katanya.

Munarman menyinggung soal Pasal 7 ayat (3) UU 34/2004 menyebutkan bahwa OMSP dilaksanakan berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

Halaman:

Editor: Amir Hamzah


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X