Dari Cafe Kopi Daong, Ini Dia Alasan 6 Pesepeda Masuk jalan Tol Jagorawi

- 15 September 2020, 09:15 WIB
Tangkapan layar video sekelompok pesepeda yang masuk jalan tol Jagorawi /Agus Ashun Irawan

POJOKNEWS - Enam orang naik sepeda masuk Tol Jagorawi pada Minggu (13/9/2020) siang. Foto goweser menantang kelaziman ini langasung viral sesudah aksi mereka di-upload di media sosial. Setelah pihak kepolisian, memeriksa para penyerobot tol ini, diketahui alasan hingga mereka masuk jalan tol.

Jalan tol adalah jalan khusus untuk kendaraan bermotor roda empat dan lebih. Karena itu, ketika sepefa masuk tol bahkan dengan posisi melawan arah, langsung ramai tanggapan. Banyak yang bilang rombongan ini adalah kalangan tertentu yang arogan hingga berani masuk jalan tol yang haram bagi sepeda.

Bagaimana alasan mereka? Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi Korlantas Polri berhasil memanggil para pesepeda ini pada Senin (14/9/2020). Terungkap, bahwa pilihan masuk jalan tol karena rombongan kebingungan memilih jalan serta dalam kondisi capek menempuh tanjakan di Ciawi, Bogor.

Dalam video yang dibagikan Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi Korlantas Polri Kompol Fitrisia Kamila, pada Senin malam, salah satu pesepeda bernama Sutrisno bercerita kronologis kejadian tersebut.

Pada Minggu (13/9) siang, rombongan ini balik turun setelah mencapai dataran tinggi di Ciawi dengan sasarannya Cafe Kopi Daong di Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Ketika turun inilah drama dimulai. Enam orang pesepada terpisah dari rombongan utama.

“Dalam keadaan yang capek dan bingung memilih jalan, ternyata masuk tol," kata Sutrisno. Namun, ketika mengetahui masuk tol, rombongan ini tidak balik arah. Mereka kadung salah dan tetap nekat melibas jalan tol. "Akhirnya daripada balik, akhirnya kami melanjutkan perjalanan walaupun itu menantang," tambah Sutrisno.

Aksi para pesepeda ini terbongkar setelah mereka istirahat di rest area Tol Jagorawi KM 45. Aksi mereka saat melawan arus, tertangkap oleh CCTV di salah satu minimarket rest area tersebut. Hemm, menantang bahaya ini namanya! (***)

Editor: Amir Hamzah


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X